Meningkatkan Keterampilan Bahasa pada Anak Usia Dini melalui Metode Field Trip sebagai Media Pembelajaran Berbasis Pengetahuan Latar
DOI:
https://doi.org/10.00000/xhvxjq70Keywords:
keterampilan bahasa, field trip, pengetahuan latarAbstract
Pendidikan prasekolah memiliki peran yang sangat krusial dalam mendukung perkembangan optimal anak, khususnya dalam memberikan kesempatan untuk memperoleh pengetahuan, keterampilan sosial, serta kemampuan berpikir. Partisipasi anak dalam pendidikan prasekolah terbukti mampu mengurangi tingkat putus sekolah dan membangun landasan yang kuat bagi keberlanjutan pendidikan pada jenjang selanjutnya. Pada rentang usia 4–6 tahun, anak berada pada fase pembentukan dasar kemampuan berpikir dan keterampilan belajar yang sangat menentukan tahapan perkembangan berikutnya. Di Indonesia, pentingnya pendidikan anak usia dini semakin mendapat perhatian, seiring dengan upaya pemerintah dalam memperkuat sistem pendidikan prasekolah. Pada masa ini, yang dikenal sebagai masa emas, anak secara aktif mengeksplorasi lingkungan sekitarnya melalui pengalaman langsung. Oleh karena itu, pendidikan prasekolah tidak hanya dipandang sebagai investasi masa kanak-kanak, tetapi juga sebagai langkah awal menuju keberhasilan dan kesejahteraan di masa depan. Keterampilan berbahasa merupakan aspek penting dalam pencapaian prestasi akademik serta menjadi dasar bagi kemampuan membaca dan menulis anak. Selain berfungsi sebagai sarana komunikasi, keterampilan berbahasa juga berperan dalam membentuk kemampuan sosial anak. Penelitian ini membahas pemanfaatan metode field trip sebagai upaya untuk meningkatkan keterampilan berbahasa anak. Field trip memberikan pengalaman belajar langsung yang melibatkan anak dalam eksplorasi dunia nyata dan membantu membangun pengetahuan latar melalui stimulasi indera. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa field trip merupakan pengalaman pembelajaran yang komprehensif dan berperan penting dalam meningkatkan keterampilan berbahasa anak melalui pengalaman langsung serta integrasi pengetahuan latar.
References
Ackerman, P.L. (1996). A Theory of Adult Intellectual Development: Process, Personality, Interests, and Knowledge. Intelligence. Vol. 22 No. 2. Hlm. 227-257.
Aerila, J.A., Rönkkö, M.L., & Grönman, S. (2016). Field Trip to a Historic House Museum with Preschoolers: Stories and Crafts as Tools for Cultural Heritage. Education, Visitor Studies. Vol. 19 No. 2, Hal. 144-155.
Bella, A.R., (2021). The Influence of Early Childhood Educational Experiences on the Language Development of Primary School Children in the Buea Municipality. International Journal on Integrated Education. Vol. 2 No. 2. Hlm. 283-298.
Burlacu, F. (2013). The Importance of Pre-School Education in Child Development. Euromentor Journal; Bucharest. Vol. 4 No. 2. Hlm. 153-165.
Neuman, S.B., Kaefer, T., & Pinkham, A. (2014). Building Background Knowledge. The Reading Teacher. Vol. 68 No. 2. Hlm. 145–148.
Riad, R., Allodi, M.W., Siljehag, V., & Bölte, S. (2023). Language Skills and Well-Being in Early Childhood Education and Care : A Cross-Sectional Exploration in a Swedish Context. Froentiers in Education. Vol.8. Hlm. 1-16.
Ulfah, D., & Umiasih, E. (2021). Stimulasi Keterampilan Bahasa Reseptif Anak Melalui Kegiatan Mendengarkan Cerita di TK Miftahul Ulum Pandawangi Malang. Tematik: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Pendidikan Anak Usia Dini. Vol. 7 No.2. Hlm. 62–70.
Untung, S.H. et al. (2023). The Golden Age of Childhood : Maximizing Education Efforts for Optimal Development. Hlm 261-269. Proceedings of the International Conference on Intellectuals’ Global Responsibility : ICIGR.
Peña, E. (2016). Supporting the Home Language of Bilingual Children With Disabilities: From Knowing to Doing. Journal of Communication Disorders Vol. 63. Hlm. 85-92.
Zymberaj, S. (2018). Developing Language Skills in Preschool Children through Games. European Journal of Language and Literature Studies. Vol. 4 No. 3. Hlm. 6-9..
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
