PERKEMBANGAN KEMANDIRIAN PADA ANAK USIA DINI DI TK-IT BUNDA RAHMA PAUH DUO
DOI:
https://doi.org/10.00000/tj91rv03Keywords:
anak usia dini, kemandirian, perkembanganAbstract
Perkembangan kemandirian setiap anak berbeda-beda, seperti halnya anak baru TK-IT Bunda Rahma Pauh Duo. Ada pun faktor yang menyebabkan anak baru belum mencapai target kemandirian yaitu karena lingkungan dan pola asuh di sekitar anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana sikap mandiri pada anak usia dini. Penelitian ini dilaksanakan di kelas A TK-IT Bunda Rahma Pauh Duo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan subjek anak kelas A. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara tidak terstruktur, dan dokumentasi. Analisis data dan uji keabsahan menggunakan triangulasi. Berdasarkan hasil penelitian pada anak kelas A TK-IT Bunda Rahma Pauh Duo, terdapat anak yang belum mandiri pada aspek perkembangan kemandirian emosi dan kognitif, ada pula yang belum menunjukkan sikap mandiri pada aspek emosinya saja, dan ada yang belum mandiri pada aspek kognitifnya.
References
Ali, A., & Asrori. (2012). Psikologi Remaja: Perkembangan Peserta Didik. Jakarta: Bumi Aksara.
Bibigul, A, Orynkul, S., Lyudmila, K.& Aelita, S. (2015). The Rating System of the Rural School Pupils’ Assessment of the Republic of Kazakhstan. Procedia-Social and Behavioral Sciences, 186, 1152–1158. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2015.04.127
Chairilsyah, D. (2019). Analisis Kemandirian Anak Usia Dini. PAUD Lectura: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 30(1), 88–98. https://doi.org/10.31849/paud-lectura.v3i01.3351
Damayanti,E. (2020).Meningkatkan Kemandirian Anak Melalui Pembelajaran Metode Montesori. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini 4(1), 463–470. https://doi.org/10.31004/obsesi.v4i1.333
Depdiknas. (2014). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Jakarta: Depdiknas.
Desmita. (2013). Psikologi Perkembangan. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Gardner, H., & Hatch, T. (1989). Educational Implications of the Theory of Multiple Intelligences. Educational Researcher, 18(8), 4–10.
Hasan, M. (2009). PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini). Yogyakarta: Diva Press.
Hayati,F, & Hanum, CF. (2017).Persepsi Guru PAUD Terhadap Kegiatan Bermain Peran sebagai Stimulasi Kemandirian Anak Usia Dini. Jurnal Buah Hati, 4(2), 135–142. https://doi.org/10.46244/buahhati.v4i2.561
Indrijati,H.(2017). Psikologi Perkembangan & Pendidikan Anak Usia Dini Sebuah Bunga Rampai. Jakarta: Kencana.
Komala.(2015). Mengenal dan Mengembangkan Kemandirian Anak Usia Dini Melalui Pola Asuh Orang Tua dan Guru. Tunas Siliwangi, 1(1), 31–45. https://doi.org/10.22460/ts.v1i1p31-45.90
Masnipal.(2013). Siap Menjadi Guru dan Pengelola PAUD Profesional. Jakarta: Elex Media Komputindo.
Mayar, F. (2013). Perkembangan Sosial Anak Usia Dini sebagai Bibit untuk Masa Depan Bangsa. Jurnal Al-Ta’lim, 1(6), 459–464.
Nasution, N.K. (2019). Perkembangan Anak Usia Dini (AUD) di TK Aisyiyah: Problematika dan Solusi. Jurnal Penelitian Keislaman, 15(2), 130-143.
Novena,V, & Kriswandani,K.(2018).Pengaruh Model Pembelajaran Probing Prompting Terhadap Hasil Belajar Ditinjau Dari Self-Efficacy. Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 8(2), 189–196. https://doi.org/10.24246/j.js.2018.v8.i2.p189-196
Putra, K. D., & Jannah, M. (2013). Perkembangan Kemandirian Anak Usia Dini (Usia 4-6 Tahun) di Taman Kanak-Kanak As-salam Surabaya. Character: Jurnal Penelitian Psikologi, 1(3).
Rantina, M. (2015). Peningkatan Kemandirian Melalui Kegiatan Pembelajaran Practical Life. Jurnal Pendidikan Usia Dini, 9(1).
Rizkyani, F., Adriany, V., & Syaodih, E. (2019).Kemandirian Anak Usia Dini Menurut Pandangan Guru dan Orang Tua. Edukids: Jurnal Pertumbuhan, Perkembangan, dan Pendidikan Anak Usia Dini, 16(2), 121–129.https://doi.org/10.17509/edukid.v16i2.19805
Sari, A. K. (2016). Upaya Guru Untuk Mengembangkan Kemandirian Anak Usia Dini di Gugus Hiporbia. Jurnal Ilmiah Potensia, 1(1). 1-6. https://doi.org/10.33369/jip.1.1.1-6
Scherer,R, & Siddiq, F.(2019).The Relation Between Students’ Socioeconomic Status and ICT Literacy: Findings From a Meta-Analysis. Computers & Education, 138, 13–32. https://doi.org/10.1016/J.COMPEDU.2019.04.011
Silranti, M, & Yaswinda.(2019).Pengembangan Kemandirian Anak Usia 5-6 Tahun di TK Dharmawanita Tunas Harapan. Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini, 2(1), 39–48. https://doi.org/10.31326/jcpaud.v2i1.367
Sugiyono.(2015). Metode Penelitian Pendidikan Suatu Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Susanto.(2017). Pendidikan Anak Usia Dini (Konsep dan Teori). Jakarta: Bumi Aksara.
Tohirin. (2013). Metode Penelitian Kualitatif. Bumi Lancang Kuning: Raja Grafindo Persada.
Utami, TWP.,Nasirun, M, & Ardina, M.(2019).Studi Deskriptif Kemandirian Anak Kelompok B di PAUD Segugus Lavender. Jurnal Ilmiah Potensia, 4(2), 151–160. https://doi.org/10.33369/jip.4.2.151-160
Wibowo, A. (2013). Pendidikan Karakter Anak Usia Dini. Yogyakarta: Pustaka Belajar.
Widianawati,N. (2011).Pengaruh Pembelajaran Gerak dan Lagu dalam Meningkatkan Kecerdasan Musikal dan Kecerdasan Kinestetika Anak Usia Dini. Jurnal Penelitian Pendidikan, 2, 220–228.
Wiyani, A. N. (2013). Psikologi Perkembangan Anak Usia Dini. Yogyakarta: Gava Media.
Yamin, S. (2013). Panduan PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini). Jambi: Referensi.
Yaswinda. (2013). Growing Role of Teachers in Independence Children Age 2-4 Years. Indonesian Journal of Early Childhood Education Studies, 2(1), 58–63. https://doi.org/10.15294/IJECES.V2II.9224
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
