PERAN ORANG TUA DALAM MEMBANGUN KARAKTER ANAK DI ERA DIGITAL
DOI:
https://doi.org/10.00000/fx286n70Keywords:
peran orang tua, karakter anak, era digital, pola asuh, literasi digitalAbstract
Perkembangan teknologi digital membawa perubahan signifikan dalam kehidupan anak, termasuk dalam proses pembentukan karakter. Akses terhadap internet, media sosial, dan perangkat digital memberikan peluang sekaligus tantangan bagi perkembangan moral dan sosial anak. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran orang tua dalam membangun karakter anak di era digital melalui kajian pustaka. Hasil kajian menunjukkan bahwa peran orang tua sebagai pendidik utama dalam keluarga sangat menentukan pembentukan karakter anak melalui pola asuh, pengawasan penggunaan teknologi, komunikasi yang efektif, serta keteladanan dalam penggunaan media digital. Pendampingan yang tepat dapat membantu anak mengembangkan karakter disiplin, tanggung jawab, literasi digital, dan kontrol diri dalam menghadapi tantangan era digital.
References
Bandura, A. (1977). Social learning theory. Prentice Hall.
Baumrind, D. (1991). The influence of parenting style on adolescent competence and substance use. Journal of Early Adolescence, 11(1), 56–95.
Berk, L. E. (2018). Development through the lifespan (7th ed.). Pearson.
Kemendikbud. (2020). Penguatan pendidikan karakter dalam satuan pendidikan. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Lickona, T. (2012). Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility. Bantam Books.
Livingstone, S., & Helsper, E. (2008). Parental mediation of children’s internet use. Journal of Broadcasting & Electronic Media, 52(4), 581–599.
Ribble, M. (2015). Digital citizenship in education. International Society for Technology in Education.
Santrock, J. W. (2019). Educational psychology (6th ed.). McGraw-Hill Education.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
